Rahasia Herbal Untuk Penyakit Amandel

Jika sedang menderita amandel (tonsilitis), biasanya ditandai dengan rasa tidak nyaman di tenggorokan, sakit waktu menelan, dan bahkan sering disertai dengan demam. Lalu, apa sebenarnya yang menyebabkan peradangan pada amandel?
Jika sedang menderita amandel (tonsilitis), biasanya ditandai dengan rasa tidak nyaman di tenggorokan, sakit waktu menelan, dan bahkan sering disertai dengan demam. Lalu, apa sebenarnya yang menyebabkan peradangan pada amandel?, pertama faktor makanan. Makanan yang banyak mengandung pemanis buatan, bahan pengawet, perasa, dan pewarna kimia merupakan sebab utama penyakit ini. Kedua, kurangnya mengomsumsi vitamin C. Dalam sehari tubuh memerlukan minimal vitamin C sebanyak 500 miligram dan harus seimbang dengan kebutuhan gizi lainnya. Ketiga, seringnya mengomsumsi makanan pedas dan kurang minum air putih, serta kurangnya kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan makanan.

Pengobatan pada amandel biasanya ditujukan untuk mengurangi dan menghentikan peradangan dan dokter akan memberikan obat-obat anti inflamasi, serta vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh sehingga diharapkan radang akan segera berkurang hingga sembuh.
Pilihan herbal juga bisa digunakan sebagai alternatif untuk mengatasi radang amandel dengan memanfaatkan tanaman obat yang ada di sekitar kita, tanaman obat memiliki khasiat yang tidak kalah dengan obat-obat resep, dan minim efek samping. Beberapa tanaman obat yang biasa digunakan orang tua kita dulu untuk mengatasi radang amandel(tonsilitis):

Daun Pecut Kuda

Namanya cukup aneh, tapi sebenarnya tidak ada hubungannya dengan cambuk atau pecut yang digunakan untuk mengendalikan kuda. Tanaman ini sudah sejak lama sering dimanfaatkan orang-orang terdahulu untuk mengobati radang amandel (tonsilitis). Selain itu manfaat lain  dari daun pecut kuda diantaranya mampu menjadi antibiotik alami, obat batu saluran kencing, faringitis (radang tenggorokan), batuk, rematik, serta masalah kewanitaan (hadi tidak teratur. Sedangkan bunga dan tangkainya sangat baik untuk mengobati penyakit liver (Hepatitis A).

Akar Tanaman  Saga

Tanaman Saga dapat ditemukan di beerbagai wilayah di Indonesia dan memiliki banyak nama-nama daerahh seperti di daerah jawa Saga telik/manis, disebut Thaga oleh orang Aceh, Saga areuy, saga leutik (Sunda), Walipopo (Gorontalo), Piling-piling (Bali), Seugeu (Gayo), Ailalu pacar (Ambon), Saga buncik, Saga ketek (Minangkabau), Kaca (Bugis). Dahulu biji saga dipakai sebagai penimbang emas karena beratnya yang selalu konstan. Daunnya dapat dimakan dan mengandung alkaloid yang berkhasiat bagi penyembuhan reumatik. Bijinya mengandung asam lemak sehingga dapat menjadi sumber energi alternatif (biodiesel). Kayunya keras sehingga banyak dipakai sebagai bahan bangunan serta mebel. Lalu bagaimana cara membuat ramuan dari tanaman saga?

Bahan dan Cara Membuat:

Akar saga secukupnya, sepotong kayu manis dan gula batu perlunya. Rebus semua bahan yang telah tersedia dengan air kurang lebih 5 gelas hingga mendidih hingga tinggal separuhnya, kemudian saring. Minum 2 kali sehari 1 gelas pada pagi dan sore hari.

Caranya cukup simpel bukan? gunakan ramuan herbal diatas secara teratur untuk hasil yang maksimal, namun harus diingat jika penyakit amandel Anda tidak juga sembuh selama beberapa hari pengobatan atau justru penyakit semakin bertambah sebaiknya periksakan ke dokter karena mungkin saja ada gejala tambahan pada radang amandel yang Anda derita. Semoga bermanfaat.