Segudang manfaat Temu Kunci

Nama Latin : Boesenbergiae rhizoma

Botani

Terna tidak berbatang dengan rimpang dalam tanah, panjang rimpang 5-30 cm.Setiap tanaman berdaun 2-7 helai.Bunga terdapat pada ujung tangkai, berwarna merah atau putih kekuningan.

Ekologi 

Menghendaki iklim panas dan lembab, tanah yang relatif subur, serta baik pertukaran udara dan drainasenya jelek, seperti tanah yang sering tergenang air atau becek, pertumbuhan tanaman akan terganggu dan rimpang akan cepat membusuk.

Budidaya

Diperbanyak dengan turus rimpang.Jarak tanam, panjang 30 cm dan lebar 30 cm.Pemeliharaan meliputi penyiangan, pemupukan, serta pengendalian hama dan penyakit.Panen dapat dilakukan pada saat tanaman umur satu tahun.


Khasiat :
- Obat masuk angin
15 gram temu kunci yang sudah bersih, 2 jari pulasari dan adas secukupnya, kemudian digiling dan ditumbuh hingga halus kemudian dibalurkan ke bagian perut 1 hingga 2 kali sehari.

- Diuretik ( Susah BAK )
Temu kunci, pulasari, dan adas digiling menjadi satu dan dijadikan bedak cair, kemudian dibalurkan pada perut bagian bawah.

- Obat keputihan pada organ wanita
10 gram temu kunci, 5 gram temulawak, 5 gram kunyit, 15 gram sambiloto kering, kemudian direbus dengan air kira-kira 4 gelas, kemudian biarkan mendidih hingga tersisa kira-kira 2 gelas, kemudian di dinginkan dan diminum dua kali sehari.

- Anti Mikroba, Diare karena mikroba
Beberapa penelitian terus dilakukan dan diyakini temu kunci mengandung zat anti mikroba yang dapat berfungsi sebagai antibiotika ( anti infeksi mikroba )

- Perangsang ASI
Ambil beberapa buah temu kunci , kira-kira 20 gram kemudian rebus dengan segelas air selama lebih kurang 15 menit, kemudian dinginkan dan diminum sekaligus.

- Penambah Stamina
500 gram temu lawak, 5 rimpang temu kunci, tumbuk hingga halus, tambahkan air lalu diperas, tambahkan sedikit madu untuk memberi rasa, dan diminum sekalgus.

NB.Temu kunci tidak boleh dikomsumsi terus menerus dan berlebihan karena akan menimbulkan efek samping yang merugikan, gunakanlah lebih bijaksana dan seperlunya.
Beberapa efek samping yang sering terjadi adalah : efek anti mikroba yang berlebihan dan dapat merugikan tubuh.