5 Tanaman Obat Untuk Atasi Bau Mulut

Jika Anda sering membaca referensi tentang berbagai tanaman obat melalui berbagai media baik offline atau online, mungkin Anda tercengang saat memperhatikan berbagai tumbuhan yang ada disekitar tempat tinggal, tanaman yang biasa dianggap sebagai rumput liar dan tidak ada manfaatnya, ternyata memiliki potensi sebagai tanaman obat dan bisa mengobati berbagai penyakit.

Seperti diketahui bahwa tanaman obat saat ini kian diminati dan sudah menjadi alternatif dalam dunia pengobatan, karena cenderung lebih aman dan sangat minim efek samping, berbeda jika Anda menggunakan obat dari bahan kimia yang pastinya memiliki efek samping yang lebih berbahya jika digunakan dalam kurun waktu tertentu. Dengan adanya tumbuhan dan tanaman obat, maka manusia akan semakin dipermudah dalam penyembuhan banyak penyakit, termasuk bau mulut yang merupakan masalah umum yang dihadapi.

Bau mulut yang tidak sedap bisa menjadi indikasi bahwa rongga mulut dalam kondisi yang kurang sehat, kebersihan mulut yang kurang terawat akan membuat rongga mulut mudah terkontaminasi kuman dan bibit-bibit penyakit, apalagi jika malas menggosok gigi setelah makan.

Pada dasarnya ada dua faktor yang diyakini menjadi penyebab dari bau yang kurang sedap dari mulut, pertama, faktor makanan dimana sisa-sisa makanan yang tertinggal di rongga mulut jika tidak dibersihkan akan menimbulkan bau yang tidak sedap. Kedua, faktor penyakit, umumnya penyakit-penyakit yang menyerang sistem pernapasan biasanya akan menyebabkan bau mulut yang kurang sedap. Seperti penyakit radang sinus (sinusitis), penyakit tenggorokan dan lain-lain.

Nah, setelah mengenal sekilas tentang penyebab bau mulut, berikut ini 5 tanaman obat yang mampu menyembuhkan dan mengurangi bau mulut yang membandel.

Daun Sirih

Senyawa minyak atsiri yang terdapat dalam daun sirih mengandung seskuiterpen, minyak terbang, pati, diatase, gula, zat samak, dan kavikol yag memiliki efek antikuman (antidesinfektan) antioksidasi, dan fungisida. Melihat efek ini sangat tepat jika daun sirih dapat mengurangi atau menghilangkan bau mulut. Caranya ambil 10 lembar daun sirih segar yang sudah tua, cuci bersih, kemudian rebus pada air mendidih kurang lebih 400 ml, biarkan hingga tersisa separuhnya (200 ml). Kemudian pisahkan 100 ml yang akan digunakan untuk berkumur-kumur pada pagi hari, dan 100 ml yang lain digunakan untuk berkumur-kumur pada malam hari menjelang tidur.

Cengkeh

Cengkeh lebih dikenal sebagai bumbu masak, namun ternyata cengkeh juga dapat mengatasi bau mulut, mengapa demikian? Jawabannya sederhana, karen minyak cengkeh memiliki efek sebagai obat desinfektan (mematikan kuman-kuman penyebab bau mulut), sehingga minyak cengkeh sering juga digunakan sebagai obat sakit gigi. Caranya rebus sekitar satu genggam cengkeh yang telah dibersihkan terlebih dahulu ke dalam air mendidih sebanyak 400 ml, dan biarkan air rebusan tersisa separuhnya (200 ml). Gunakan 100 ml untuk berkumur-kumur pada pagi hari, dan sisanya digunakan pada malam hari sebelum tidur.

Kunyit

Siapa yang tidak mengenal kunyit, rempa-rempah yang satu ini sangat umum digunakan dalam berbagai masakan-masakan di negara-negara Asia, seperti untuk gulai, dan bisa juga dijadikan pewarna alami. Ternyata kunyit juga memiliki khasiat untuk menghilangkan bau mulut. Caranya cukup mudah Cara membuat ramuannya yaitu. Ambilah 1 buah kunyit sebesar jari manis. Lalu bersihkan dan kupas kulitanya. Setelah itu tumbuk dan campurkan dalam 100 ML air, setelah tercampur lalu air seduannya tadi digunakan untuk berkumur pada pagi dan malam hari sebelum tidur.

Kencur

Kencur (Kaempferia galanga L.) adalah salah satu jenis empon-empon/tanaman obat yang tergolong dalam suku temu-temuan (Zingiberaceae). Rimpang atau rizoma tanaman ini mengandung minyak atsiri dan alkaloid yang dimanfaatkan sebagai stimulan. Karena mengandung minyak atsiri dan alkaloid yang tinggi, maka  sangat cocok jika tanaman ini dijadikan obat anti bau mulut. Cara membuat ramuannya yaitu sama langkah kerjanya aeperti membuat ramuan pada kunyit.

Jahe

Rasa dominan pedas disebabkan senyawa keton bernama zingeron, dan diyakini mampu mengatsi bau mulut. Cara membuat ramuannya merebus sekitar 3 buah jahe sebesar jari manis yang sebelumnya telah dipotong tipis-tipis dan dikupas kulitnya kemudian dibersihkan dibersihkan kemudian rebus pada air mendidih (400ML air/2 gelas). Biarkan dalam rebusan hingga air rebusannya menjadi 200ML/1 gelas. Kemudian airnya tadi dibagi menjadi 2 masing-masing 100ML. 100ML pertama digunakan untuk berkumur pada pagi hari, sementara sisanya untuk malam hari sebelum tidur. Untuk hasil yang maksimal gunakan secara rutin. Atau dapat juga meneteskan hasil perasan air kunyit pada tempat yang bau mulut.

Bagaimana, cukup mudah mendapat bahan sekaligus cara membuat ramuan untuk mengatasi bau mulut? Diperlukan kesabaran dan konsistensi untuk mendapatkan hasil yang diharapkan, semoga bau mulut cepat pergi dan tidak datang lagi.